Posts

Showing posts from January, 2014

kurikulum 2013 agama kristen : DAFTAR NAMA GURU NIP 15 JAKARTA BARAT

SETI HAREFA, S.PAK B. SAHALA P. SITOMPUL, SH NANANG DWI JARYANTO,S.TH RUSEL SIMANULLANG, S.PAK SULASMI, S.PAK, MA.MIN MASRIAH, S.PAK HARTINI, S.PAK RUSTI SILABAN, S.PAK DENGSI SITUMORANG, S.PAK NETTY MANALU, S.PAK RUPINA SILALAHI, S.PAK LASMINAR PANGGABEAN, SUMIHAR SIMATUPANG, S.PAK PIDE PURBA, S.PAK NURSIA SIAGIAN, S.PAK HUMARAULI PANE, S.PAK NURCAHAYA ARITONANG IRMAWATI, S.PAK MARIATI MANURUNG, S.PAK RUSMAN NAPITUPULU, S.TH DORPE SIDABUTAR, S.PAK ARTIKAN LAIA, S.PAK MULYOTO, S.TH BERTON SITOMPUL, S.PAK NURSAIDA PAKPAHAN, S.PAK MERRY LUMBANRAJA, S.PAK ROSTA SIHOMBING, S.PAK ELEKSON PAKPAHAN, S.TH DERMINA SIMANULLANG, SORTA ULI SIMATUPANG SURYANI SITOMPUL, S.TH MARLINA SIBURIAN, S.TH NURLEN MARBUN, S.PAK SULARNA, S.TH T...

kurikulum 2013 agama kristen : Perbedaan Manusia Agamawan dan Manusia Religius

Perbedaan Manusia agamawan dan manusia religius Manusia Agamawan: Pindah agama mungkin dengan motivasi dagang untuk mencari keuntungan materiil, agar karier menanjak, atau dituntut calonmertua. Manusia Religius: Mungkin tak cermat mentaati aturan agama dan sering dicap ateis, namun memiliki rasa keadilan, cinta kepada yang benar, benci kebohongan dan kemunafikkan. Berperasaan halus, peka penderitaan orang lain, suka menolong, suka merenunghakekat hidup. Bergema terhadap segala yang indah dan luhur. Orang merasa damai bila dekat dengannya, menyinarkan damai yang murni. Orang baik yang punya antena religius. Memiliki kejujuran mendalam. ( Pendapat : Dr. C.Asri Budiningsih, Dr.Christina Ismaniati dan Amir Syamsudin,M.Ag, dalam Penelitian 2010, UNY )

kurikulum 2013 agama kristen : 6 ( ENAM ) TAHAP IMAN MENURUT JAMES FOWLER (1988)

6 ( ENAM ) TAHAP IMAN   MENURUT JAMES FOWLER (1988) , yaitu : 1)       iman dihayati sebagai kegiatan meniru, 2)         iman dihayati sebagai usaha pemenuhan terhadap perintah-perintah, 3)       iman dihayati sebagai usaha untuk menjaga warisan nilainilai kelompok atau jemaat, 4)         iman dihayati sebagai usaha untuk mengikuti hati nuraninya, 5)       iman dihayati sebagai usaha untuk mewujudkan nilai-nilai universal, seperti perdamaian dan keadilan tanpa memandang latar belakang manusianya, 6)       iman dihayati sebagai usaha untuk mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kerjasama antara kesetiaan aktif manusiawi dan rahmat Ilahi. Secara garis besar mereka yang berada pada tahap 1, 2, dan 3, dipandang beriman hanya dalam batas-batas kelompok atau jemaatnya saja ( in-group) , dan orang yang tidak...

kurikulum 2013 agama kristen : KOMPONEN-KOMPONEN YANG BERPENGARUH TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN

Komponen-komponen yang berpengaruh terhadap proses pembelajaran meliputi guru,materi, pola interaksi, media/sumber belajar/bahan ajar dan teknologi, situasi belajar, serta sistem pembelajaran. Komponen guru dapat berupa : gaya kognitif, latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, dan lain-lain. Informasi mengenai gaya kognitif bermanfaat untuk mengetahui bagaimana cara guru mengorganisasi materi pembelajaran. Guru dengan gaya kognitif field-independent lebih memiliki kemampuan untuk menstruktur materi pelajaran secara mandiri. Sedangkan guru dengan gaya kognitif fielddependent lebih mudah mengajar jika materi pelajaran sudah distruktur lebih dahulu dalam buku teks (Entwistle, 1981, Degeng, 1991)

kurikulum 2013 agama kristen : PEMIMPIN HARUS MEMILIKI PANDANGAN YANG UNIVERSAL DALAM AGAMA

Pendidikan agama yang sejati adalah pendidikan hati ( Magnis Suseno , 2006; S. Belen, 2007). Pendidikan hati melibatkan kemampuan menghidupkan kebenaran yang paling dalam guna mewujudkan hal terbaik, utuh, dan paling manusiawi dalam batin. Gagasan, energi, nilai, visi, dorongan, dan arah panggilan hidup mengalir dari dalam, dari suatu keadaan kesadaran yang hidup bersama cinta-kasih. Pendidikan hati bersifat inklusif dan dapat merupakan common denominator bagi beragam kepercayaan. Agama hanya memberi   petunjuk umum, umat lalu lebih didewasakan, inisiatif dikembangkan, sehinggamasyarakat bisa lebih maju dan dinamis ( Al Andang , 1998). Pemimpin agamapun dituntut untuk mempunyai pandangan yang lebih universal. Untuk itu, pendidikan agama seharusnya mampu berperan sebagai pendidikan hati, yang dapat mengembangkan kemampuan siswa akan hal-hal umum yang sama bagi beragam agama, agar tercipta budaya damai, menghormati hak-hak asasi manusia, kemerdekaan, mengharga...